Kamis, 02 November 2023

SELAMAT MEMPERINGATI ARWAH ORANG BERIMAN


Dalam tradisi Katolik, 2 November merupakan peringatan arwah semua orang beriman. Umat diingatkan untuk mendoakan mereka yang telah meninggal. Dalam renungan hari ini, 2 November 2023, kematian kerap jadi topik yang dihindari, berbeda dengan kelahiran atau perkawinan. Padahal kehidupan selalu berdampingan dengan kematian. Kematian bukan akhir.

Di foto diatas adalah foto kedua orang tua kami tercinta yang telah lama beristrahat di pangkuan bapa di surga. Pada kesempatan ini kami turut mengenang jasa-jasa dari kedua orang tua kami selama membesarkan kami hingga besar dan menjadi yang seperti sekarang. Mereka adalah cinta pertama kami sebagai anak-anak. Berpengharapan dan mendoakan mereka semoga beristrahat dalam damai dan merasa bahagia menyaksikan kami anak-anak mereka yang masih menunaikan tugas di dunia ini. 

Sekilas tentang kepergian kedua orang tua kami, pertama Ayah tercinta lahir pada tanggal 16 November 1948 dan tutup usia pada tanggal 12 Juni 2006 yang artinya tutup usia di umur 58 tahun. Ibu lahir pada tanggal 30 Oktober 1950 dan tutup usia pada tanggal 26 Juni 2007 yang artinya Ibu tercinta tutup usia di umur 57 tahun. 

Semoga arwah kedua orangtua tercinta dan seluruh keluarga yang telah mendahului beristirahat dalam damai. Amin



Rabu, 01 Maret 2023

Gunungsitoli - Sibolga

Memulai perjalanan bersama para Arkeolog hebat dari Jerman. Malam ini berangkat dari Pelabuhan Gunungsitoli menuju ke Sibolga. 

Pada kesempatan ini akan menemani Para Arkeolog hebat dari Jerman di daratan Sumatera Utara untuk pemetaan situs megalitik secara Internasional.

Situs-situs yang akan kita kunjungi masih belum bisa saya tulis saat ini.
Nanti pada saat bertemu dan membahas tujuan utama akan kita publish.

Perjalanan malam ini difasilitasi oleh Kapal Wira Glory dengan booking tiket di situs www.wjl-line.com dengan harga sesuai kelas.

Besar harapan pelayaran malam dan segala rencana kerja ke depan diberkati Tuhan.

Kamis, 23 Juni 2022

Kesempatan untuk Foto bersama dengan Bapak Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI

Pada hari ini kamis tanggal 23 Juni 2022, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia berkunjung di Museum Pusaka Nias. Tepat pukul 06.00 Wib pagi tiba di Museum Pusaka Nias ditemani oleh Bapak Perlindungan Purba dan tim Kemenparkraf. Kunjungan beliau disambut baik oleh Museum Pusaka Nias dengan tarian tradisional dan penyuguhan sirih secara adat nias sebagai penghormatan kepada tamu. 
Seusai penyuguhan sirih Bapak Sandiaga Uno langsung diajak oleh Ketua Yayasan Pusaka Nias Pastor Johannes dan Direktur Museum Pusaka Nias Bapak Nata’alui Duha untuk tour keliling ruang pameran Museum Pusaka Nias. 
Seusai tour keliling ruang pameran museum pusaka nias, beliau mengisi buku tamu dengan kesan pesan “Very Impressive, informative,& recommended for visit” kemudian Pastor Johannes dan Bapak Nata’alui menyerahkan Cinderamata berupa alat musik tradisional Nias “TUTUHAO” dan buku asal usul masyarakat Nias kemudian disusul penyerahan cinderamata dari Dinas Pariwisata Kota Gunungsitoli, sebuah baju kaos Nias yang diserahkan oleh Ibu Kadisbudpar Gunungsitoli Ibu Nur Kemala Gulo dan baju tersebut langsung di pakai oleh Bapak Menteri Sandiaga Uno. 
Setelah selesai penyerahan Cinderamata, foto bersama para staff Museum Pusaka Nias, anggota sanggar, ASPEC dan Disbudpar Kota Gunungsitoli. 
Setelah selesai foto bersama Bapak Sandiaga Uno meminta Pastor Johannes untuk mengakhiri kunjungan ini dengan doa yang dibawakan oleh Pastor Johannes M. Hammerle, OFMCap
 Kemudian diakhiri dengan “Fanguhugȍ” oleh Bapak Ama Elsa Ndruru sebagai tandai kegembiraan atas kunjungan Bapak Sandiaga Uno di Museum Pusaka Nias.

Jumat, 10 Juni 2022

Mr. John dari Belanda

Setelah membawa beliau keliling ruang pameran Pusaka Nias, izin foto bersama dengan beliau. Namanya Mr. John, asal dari Belanda. Sangat ramah dan antusias dengan keberadaan peninggalan leluhur di Pulau Nias. Dia baru saja tiba di pulau Nias dan akan menjelajah Pulau Nias hingga tanggal 14 Juni 2022. Diakhir pertama berharap beliau bisa menikmati keindahan pulau Nias dan mendapat pengalaman baik di Pulau Nias. 

Jumat, 20 Mei 2022

Perjalanan Nias - Padang II Tour Jelajah Megalitik SUMBAR bersama Peneliti Asal Jerman

 

Dua minggu sebelum berangkat, terima Wa dari Bapak Proffesor Dominik Bonatz ajakan untuk bergabung bersama mendokumentasikan beberapa situs megalitik di wilayah Sumatera Barat. Pada saat itu saya tidak langsung mengiyakan karena status pekerjaan saya di Museum Pusaka Nias untuk itu harus dibicarakan dengan lembaga. Setelah mendapat persetujuan dan izin dari Ketua Yayasan dan Direktur Museum Pusaka Nias maka saya konfirmasi kepada Bapak Prof Dominik Bonatz. Setelah saya konfirmasi kepada Pak Prof maka kami tentukan tanggal untuk bertemu di Padang yaitu tanggal 18 Mei 2022.

Subscribe Gratis dan full video perjalanan dari Nias - Padang 

Perjalanan Nias - Padang

Nias

Foto bersama Randika sebelum Check in dan berangkat menuju Padang Transit Medan.

Foto bersama Rio dan Randika sebelum berangkat ke Bandara Binaka Gunungsitoli

Sesaat sebelu  naik Pesawat menuju KNO

Hari ini tanggal 18 Mei 2022, sebelum berangkat pastinya sudah persetujuan dari keluarga istri dan dua anak untuk itu sebelum berangkat ke Bandara Binaka saya berfoto bersama dengan dua anak kesayangan Randika dan Rio, dan setelah di putuskan Randika bersama tulangnya ikut mengantar saya ke Bandara dengan sepeda motor sementara Mama Randika Pergi ke tempat kerja bersama adek Rio. Tiba di Bandara Binaka sebelum chechk in saya temani randika untuk naik ke lantai dua dan menyaksikan pandangan pertama lansung melihat pesawat bersama Randika. Setelah itu saya turun sementara Randika dan tulangnya masih tetap tinggal di lantai dua sambil menyaksikan saya naik di atas pesawat, namun karena waktu yan terburu-buru, randika tidak sempat melihat saya dalam perjalanan dari ruang tunggu ke pesewat, maka saya coba telpon dan vc tulangnya dan ternyata Randika menangis tersedu-sedu dan meminta ikut naik pesawat bersama saya, dalam hati sedih namun saya tetap semangat demi masa depan yang lebih baik.  Saya matikan sebentar untuk menenangkan randika dan meminta tulangnya untuk menenagkan dia sambil mengajak Randika pulang ke rumah. Pukul 11.40 WIB Pesawat dari Bandara Binaka Gunungsitoli take off dan tiba di Kuala Namu 12.40 WIB.

Foto dari atas pesawat sesaat sebelum mendarat di Bandara Internasional Kualanamu

Medan

Tiba di Bandara Internasional Kualanamu

Transit di Bandara Kualanamu Terminal 1 gate 6

Tiba di bandara Kualanamu dengan selamat mengikuti petunjuk di gate kedatangan hingga gate transit kemudian menunggu di Terminal 1 gate 6 sesuai dengan yang tertera di Tiket boarding pass. Keberangkatan sebenarnya menuju padang yaitu Pukul 14.00 WIB namun terjadi penundaan karena masalah teknis sehingga kami take off dari Bandara Kualanamu Pukul 14.30 Wib dan tiba di Bandara Minangkabau Pukul 16.00 WIB.

Sebelum berangkat menuju Bandara Internasional Minangkabau

Foto diatas Pesawat sesaat sebelum mendarat 

Padang

Foto saat tiba di Bandara Internasional Minangkabau

Bandara Internasional Minangkabau

Tiba di Padang 16.00 WIb, saya turun dari pesawat dan mengikuti petunjuk di pintu kedatangan hingga pintu exit dan dari jauh saya melihat Bapak Prof Dominik Bonatz dan Bapak Yohannes, saya mendekat dan memeluk mereka sambari Tanya kabar bagaimana perjalanan kemudian kami menuju ke mobil dan berangkat menuju batu sangkar. Kami bertolak sekitar 16.30 WIB dan tiba di batu sangkar 19.30 WIB.

Perjalanan menuju Batu Sangkar


Lembah Anai

Dalam perjalanan banyak kami lalui dan hari mulai gelap hingga tiba di sebuah Gusest house yang sangat sederhana dan menarik. Terima kasih untuk hari ini sangat terkesan dan menambah pengalaman. Ini merupakan pengalaman pertama bagi saya untuk berpergian ke Padang, semoga beberapa hari kedepan pengalaman baik menghampiri saya, terima kasih Tuhan, Praise The Lord!!!



Jumat, 31 Januari 2020

MENGINSPIRASI - GREAT LEADERS


Great Leaders don’t tell you what to do...they show you how its done
(Pememimpin yyang luar biasa tidak mengatakan apa yang akan di lakukan...mereka menunjukkan kepada kita bagaiman bisa diselesaikan dengan baik)

Satu kata yang menginspirasi dari foto dibawah ini yaitu gaya kepemimpinan teladan. Di zaman sekarang sangat bagus diterapkan dalam keluarga, kerja dan dimanapun kita berada. Ketika kita ingin keluarga, anak-anak displin dalam menggunakan gadget kita harus memulai dari diri kita sebagai kepala Keluarga, begitu halnya dalam tempat kerja ketika kita sebagai pemimpin dan ingin anggota kita displin waktu kita harus memulai dari diri kita sendiri sehingga dengan sendirinya anggota akan meneladani.

JANUARI PENUH BERKAH

Januari penuh berkah, tak terasa bulan Januari 2020 berakhir dan berharap bulan Februari akan mempunyai cerita sendiri dan kisah yang luar biasa, berkat bertambah dan rezeki melimpah. Terimakasih Tuhan lukisan dan bunga-bunga hidup yang saya alami bersama keluarga saya pada bulan Januari ini.

FOTO-FOTO ACARA ULANG TAHUN RANDIKA YANG PERTAMA

Happy 1st Birthday (24/01/19-24/01/20) for our Baby Randika, We are as parents so greatfull and thanks to God for his grace and blessing for our family especially for our baby 1st birthday. Dan juga bersyukur atas ulang tahun Mama Randika pada bulan Januari 2020 ini yang ke-29, semoga Tuhan selalu memberkati dan memberi umur panjang.


    




          



GONG XI FA CAI

Kesempatan untuk Berbagi dan berefleksi, Selamat tahun baru Imlek bagi saudara/i yang merayakan.
Terima kasih juga hari ini Randika dapat Angpao.


       





ACARA DI UPA-UPA


Acara di UPA-UPA RANDIKA di Rumah Opung Simanulang di Andam Dewi 



Puncak Gomo Yang menawarkan sejuta Pesona Keindahan




Foto Pemandangan indah di atas kapal selama pelayaran pulang pergi Gusit-Sibolga


Januari penuh berkah, tak terasa bulan Januari 2020 berakhir dan berharap bulan Februari akan mempunyai cerita sendiri dan kisah yang luar biasa, berkah bertamba dan rezeki melimpah. Terimakasih Tuhan lukisan dan bunga-bunga hidup bersama keluarga saya pada bulan Januari ini.
Salam Damai, Tuhan memberkati.

Jumat, 18 Oktober 2019

KESAN FRENGKY ZEGA BERKUNJUNG DI MUSEUM PUSAKA NIAS




Ini merupakan kunjungan pertama Frengky Zega di ruang Pameran Museum Pusaka Nias dia sangat senang dan berpesan kepada kita terutama generasi muda untuk berkunjung di Museum Pusaka Nias untuk mengenal peninggalan budaya leluhur Pulau Nias.

Rabu, 09 Oktober 2019

ROSA & YAX DARI PRANCIS

Mereka dari Prancis, pada awalnya mereka tidak tahu dimana Nias tetapi pada saat mereka berkunjung di Museum Provinsi Sumatera dan Danau Toba mereka mendengar banyak cerita tentang Nias maka mereka memutuskan untuk datang ke Nias.

Pada saat penyeberangan dari Sibolga ke Nias mereka mendapat informasi salah satu objek wisata yang sangat bagus di kunjungi yaitu museum Pusaka Nias, sehingga mereka bisa datang ke Museum Pusaka Nias. jarak dari Pelabuhan kota Gunungsitoli ke Museum Pusaka Nias sekitar kurang lebih 1 Km. Setelah tiba mereka di Museum saya memandu mereka dan baik dan mendetail dan memberi informasi beberapa objek wisata di pulau Nias dan juga mereka membeli peta wisata Pulau Nias yang ada di Museum untuk membantu perjalanan wisata mereka selama beberapa hari di Pulau Nias. Mereka sangat senang bisa datang ke Museum dan akhirnya mereka berharap bisa datang kembali dan setelah itu mereka melanjutkan perjalanan menuju ke Nias Selatan.

Foto bersama Mr. Yax dan Mrs. Rossa dari Prancis

Selfie bersama dengan MR. Yax dan Mrs. Rossa

LAGU TRADISIONAL NIAS NAGOYO MANAESE




Lagu Tradisional Nias Nagoyo Manaese (nama seekor burung di Nias) sebuah lagu yang menceritakan seeekor burung yang harus bekerja dan kreatif untuk mencari makanannya di sungai bagaikan manusia ketika manusia bekerja dan kreatif pasti akan mendapat makanan, untuk menonton full videonya silahkan klik link videonya, jika suka videonya jangan lupa like dan koment dan untuk mengikuti video berikutnya silahkan SUBSCRIBE dan klik ikon lonceng/notifikasi.

Selasa, 08 Oktober 2019

MAENA MUSEUM PUSAKA NIAS VERSI SD PESERTA PELATIHAN



Maena yang di bawakan oleh Siswa/siswi SD yang mengikuti peserta pelatihan peningkatan pemahaman budaya di Museum Pusaka Nias pada Tahun 2018, untuk menonton full videonya silahkan klik link videonya, jika suka videonya jangan lupa like dan koment dan untuk mengikuti video berikutnya silahkan SUBSCRIBE dan klik ikon lonceng/notifikasi.

MAENA KREASI ONO GAUKO





Lagu ono Gauko merupakan salah satu lagu tradisional Nias yang menunjukkkan semangat pemuda Nias yang berapi-api dalam melawan penjajahan dan menghadapi tantangan zaman sekarang, untuk menonton full videonya silahkan klik link videonya, jika suka videonya jangan lupa like dan koment dan untuk mengikuti video berikutnya silahkan SUBSCRIBE dan klik ikon lonceng/notifikasi.

Minggu, 29 September 2019

KEBAKTIAN DI PAROKI ST. FRANSISKUS ASISI LAVERNA GUNUNGSITOLI

Foto pada penghujung kebaktian/lagu penutup

Hari Minggu 29 September 2019,  seperti biasanya Perayaan Misa atau kebaktian di mulai pukul 09.00 WIB. Pada hari minggu ini petugas adalah KBG St. Faustina Lingkungan St. Yohanes
Dirgen: I. Randika Hulu
Mazmur: Ina Pristin Duha
Bacaan I: A. Pretty Halawa
Bacaan II: Ama Yuanita Harefa
Doa Umat: Ina Yohana
sementara pemimpin liturgi yaitu Diakon Marcelus Hura yang sebenarnya di pimpin oleh Pastor Paroki P. Fidelis Mendrofa OFMCap, tapi karena beliau mengikuti kegiatan rekoleksi di suatu tempat maka di beri rekomendasi kepada diakon Marcelus Hura untuk melayani umat St. Farnsiskus Asisi Laverna pada hari ini.

Injil Yesus Kristus menurut Lukas (16:19-31)

"Engkau telah menerima segala yang baik, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita."

Sekali peristiwa Yesus berkata kepada orang-orang Farisi, "Ada seorang kaya yang selalu berpakaian jubah ungu dari kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan. Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok. Ia berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu, dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilati boroknya. Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham. Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Sementara menderita sengsara di alam maut, ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya. Lalu ia berseru, 'Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini'. Tetapi Abraham berkata, 'Anakku, ingatlah! Engkau telah menerima segala yang baik semasa hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat penghiburan dan engkau sangat menderita. Selain daripada itu, di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, sehingga mereka yang mau pergi dari sini kepadamu atau pun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang!' Kata orang itu, 'Kalau demikian, aku minta kepadamu, Bapa, supaya Engkau menyuruh dia ke rumah ayahku, sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingatkan mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka kelak jangan masuk ke dalam tempat penderitaan ini'. Tetapi kata Abraham, 'Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu!' Jawab orang itu, 'Tidak, Bapa Abraham! Tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat'. Kata Abraham kepadanya, 'Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati."
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

"Kalau kita mengakui iman untuk pertama kalinya dan dibersihkan dalam Pembaptisan suci, diberikanlah kepada kita pengampunan yang begitu berlimpah ruah, sehingga tidak ada satu kesalahan pun - baik yang melekat pada kita oleh turunan, maupun sesuatu yang kita lalaikan atau lakukan dengan kehendak sendiri - yang tidak dihapuskan dan tidak ada siksa yang masih perlu disilih. Namun orang tidak dibebaskan dari semua kelemahan kodrat oleh rahmat Pembaptisan; sebaliknya setiap orang harus berjuang melawan rangsangan hawa nafsu yang tanpa henti-hentinya mengajak kita untuk berbuat dosa" (Catech. R. 1, 11,3). (Katekismus Gereja Katolik, 978)